Gol Mamut 90+5, Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK
Sundulan Ivan Mamut di injury time memutus puasa tiga tahun Persija atas Persib, di depan 58.961 penonton GBK.
Persija Jakarta menang 2-1 atas Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026) sore, lewat gol injury time Ivan Mamut. Laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 itu selesai semalam, tapi masih jadi perbincangan pagi ini. Bukan cuma karena skornya. Karena ini derby yang sudah lama ditunggu di ibu kota.
Hampir 59 ribu orang memenuhi tribune. Angka resmi yang diumumkan panitia: 58.961 penonton. Lautan oranye-merah mengisi GBK untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun ketika Persija menjamu musuh bebuyutannya di Jakarta. Terakhir kali pertemuan kandang semacam ini terjadi pada 2019.
Jeremejeff Buka Pintu, Persib Sempat Mengunci

Babak pertama berjalan ketat. Kedua tim saling jaga, peluang bersih jarang muncul. Rayhan Hannan sempat dapat ruang di menit 33, tapi tendangannya masih melambung. Persija baru pecah kebuntuan di menit 41.
Bek tengah Denis Kolinger membawa bola masuk ke kotak penalti Persib, lalu mengirim umpan silang jauh. Alexander Jeremejeff yang tak terkawal menuntaskannya. Skor 1-0 bertahan sampai istirahat.
Babak kedua lebih terbuka. Persija terus menekan. Arlyansyah Abdulmanan menyia-nyiakan peluang emas. Di sisi lain, Nadeo Argawinata menyelamatkan sundulan Luka Menalo, lalu tiang gawang menolong Macan Kemayoran dari tembakan mendatar pemain yang sama.
Persib akhirnya dapat gol di menit 81. Assist Menalo diselesaikan Balsa Sekulic dari dalam kotak penalti. Tribune sempat senyap. Skor 1-1, dan laga tampak mengarah ke hasil imbang.
Sundulan Mamut di Menit Paling Akhir

Shin Tae-yong sudah memasukkan Ivan Mamut di babak kedua. Striker Kroasia itu baru diumumkan sebagai rekrutan Persija pada Kamis (10/9), setelah sebelumnya membela NK Varazdin. Debutnya belum genap 48 jam.
Di menit 90+5, umpan silang Stjepan Loncar dari sisi kanan disambut sundulan Mamut. Bola masuk ke gawang Teja Paku Alam. GBK meledak. Skor 2-1 bertahan sampai peluit panjang.
Gol itu sekaligus memutus catatan buruk. Persija terakhir mengalahkan Persib pada 31 Maret 2023. Sejak itu, enam pertemuan berikutnya hanya menghasilkan empat kekalahan dan dua hasil imbang. Tiga tahun puasa selesai di rumah sendiri.
Kemenangan ini juga mengantar Persija ke peringkat kedua klasemen sementara dengan enam poin dari dua laga. Pekan lalu mereka menang 1-0 di kandang Borneo FC. Persib turun ke peringkat kelima dengan tiga poin.
STY, Jakmania, dan Rekor yang Dipatahkan
Bagi Shin Tae-yong, ini kemenangan kandang pertama bersama Persija di GBK. Eks pelatih Timnas Indonesia itu sudah akrab dengan stadion ini, tapi baru kali ini duduk di bench klub ibu kota. Dua laga awal musim langsung lawan runner-up dan juara musim lalu. Dua-duanya dimenangkan.
Usai laga, STY tidak banyak bicara taktik. Ia lebih banyak mengucapkan terima kasih.
“Ditambah lagi dengan para suporter Jakmania, suporter kami di Jakarta dan seluruh Indonesia yang semuanya bersatu, sehingga kami bisa meraih hasil yang sangat memuaskan di laga melawan Persib Bandung hari ini,” kata Shin Tae-yong dalam jumpa pers, sebagaimana dikutip CNN Indonesia.
Bek Denis Kolinger menambahkan nada yang sama. Menurutnya, dukungan tribune yang penuh jadi penentu saat tim sempat tertekan di menit-menit rawan. Musim masih panjang, katanya, dan target juara butuh energi dari luar lapangan, bukan hanya dari sebelas pemain.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui 60 menit pertama timnya kurang bagus. Baru 30 menit terakhir Maung Bandung bermain seperti yang ia inginkan. Ia juga menyebut atmosfer laga ini, bagi pihak tuan rumah, terasa seperti final Liga Champions.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ikut menonton. Ia mengaku deg-degan, tapi prediksi skor 2-1 yang ia lontarkan sejak awal akhirnya tepat.
Pagi ini, hasil itu masih dibicarakan di linimasa dan warung kopi. Ada yang menonjolkan drama menit akhir. Ada yang menonjolkan kepulangan Persija ke GBK. Ada yang menonjolkan STY yang lagi-lagi mematahkan rekor buruk klub barunya. Semua itu berjalan bersamaan, tanpa perlu dilebih-lebihkan.
Faktanya sederhana. Persija menang. Persib kalah. Gol penentunya datang dari pemain yang belum sempat dihafal nama lengkapnya oleh sebagian penonton. Derby selesai semalam. Obrolannya belum.
Bagi yang mengikuti liga tanpa drama berlebih, perkembangan Super League semacam ini rutin muncul di antara berita olahraga yang dibahas KenapaSih.com. Pekan depan Persija tetap di kandang, menjamu Java United pada 19 September. Persib bertandang ke Persijap sehari setelahnya.
Sumber: CNN Indonesia, ANTARA, Kompas.com
